SKYCITY AUCKLAND

SkyCity Auckland atau yang lebih dikenal dengan SkyCity adalah pusat kasino dan pusat acara Central Business District of Auckland di Selandia Baru. Berada tepat di Sky Tower, SkyCity merupakan kasino kedua di negara Selandia Baru, dan merupakan satu-satunya di daerah Auckland.

Selain Sky Tower, didalam bangunan ini terdapat 700 kursi theater, pusat konvensi, 12 bar dan restoran, dan dua hotel. SkyCity lebih menonjolkan sisi utama kasino itu sendiri,dengan mesin slot lebih dari 1.600 unit, dan ditambah lebih dari 100 meja permainan seperti Blackjack dan Roullete. Kasino ini direnovasi pada tahun 2006. Kasino ini juga memiliki “Pasific Room” (untuk permainan meja) dan “Platinum Room” (mesin slot) yang dimana disediakan hanya untuk VIP member atau penjudi yang mau bertaruh dengan taruhan besar.

Kasino ini memiliki sebagian besar klien yang berasal dari Asia, dan kasino mulai mengambil langkah untuk melayani mereka dengan baik. Menurut lansiran dari beberapa sumber, di tahun 2017 SkyCity akan membangun sebuah pusat konvensi yang dapat menampung hingga 3.500 tamu, dan biaya yang diperkirakan sekitar $402 juta setelah mendapat kesepakatan dengan pemerintah setempat untuk menambah beberapa mesin slot dan meja judi.

Fletcher selaku konstruksi pembangun Sky Tower, Pusat Konvensi dan hotel akan selesai pada tahun 1997. SkyCity merupakan kasino kedua di negara Selandia Baru. Pada waktu pembangunannya (Sky Tower) berlangsung, sedikit menuai kontroversi. Tidak seperti pembangunan gedung-gedung pencakar langit lainnya di New Zealand, pembangunan ini kerap menuai kontroversi dari berbagai pihak, salah satunya dari mantan walikota wilayah Auckland, Mr. Dick Hubbardhave mengkiritik akan pembangunan SkyCity ini walau sejatinya SkyCity sudah mendapat ijin membangun dari pemerintah setempat. Kemudian datang kritikan dari masyarakat bahwa kasino ini nantinya akan mendatangkan masalah perjudian khususnya untuk anak muda dan hukum tentang perjudian masih lemah.

 border=

Kasino SkyCity menyediakan lapangan pekerjaan hampir 2.000 pekerjaan di tahun 2006. Kemudian sebagian dari penghasilan SkyCity sekitar NZ$ 18,6 juta digunakan untuk membayar organisasi masyarakat dan kepercayaan di saat yang bersamaan serta menurut peraturan hukum UU di New Zealand, 1,5% dari laba operasional harus disumbangkan untuk amal. Pada Mei 2007 silam, keuangan dalam SkyCity ambruk sehingga menyebabkan SkyCity Entertainment Group harus rela melepaskan sekitar 230 staff karyawan SkyCity dalam tempo 12-18 bulan dan akan difocuskan kembali pada staff manajemen.

SkyCity Hotel, Auckland adalah sebuah hotel kasino yang dibuka pada bulan Februari 1996. Digadang-gadang sebagai hotel tersibuk seantero New Zealand dan terletak di daerah Auckland yang padat penduduk. SkyCity tidak hanyak menyajikan layanan yang kompleks namun tema keluarga, bisnis dan penjudi kasino melekat menjadi satu di dalamnya. Hotel ini menyuguhkan 323 kamar yang baru direnovasi , dan para tamu dipersilahkan bebas menggunakan semua fasilitas di dalam area hotel. Dan atas fasilitas ini, SkyCity mendapat predikat hotel berbintang empat.

SkyCity Grand Hotel adalah hotel mewah 5 bintang dan secara resmi dibuka oleh Perdana Menteri Helen Clark pada April 2005 setelah membayar $85 juta. Bangunan ini tidak terletak dalam area komplek utama tetapi berdekatan dan terhubung oleh jembatan penyeberangan. Restoran ini melayani berbagai tamu terutama dari kalangan dewasa, VIP dan para penjudi kasino. Banyak selebriti dunia yang pernah mencicipi tinggal di hotel ini sebut saja Justin Timberlake, Christina Aguilera dan Linkin Park.

SkyCity Grand Hotel memiliki 21 tingkat dan 316 kamar meliputi The Grand Suite, Suites, 11 Executive King Suites dan 296 Luxury King Rooms. Fasilitas dan pelayanan meliputi layanan kamar 24 jam dan resepsi, kolam renang, pusat kebugaran, sauna, spa kesehatan, personal trainers, baby sitting dan dokter hotel. Interior yang mewah yang dapat dijumpai di tiap kamar ini dirancang oleh Chhada Siembieda, beliau adalah spesialis interior dalam hotel mewah dan bertanggung jawab atas interior W Hotel, Hayman Island Resort, Sydney Hilton dan Intercontinental Hotel di Sidney.

Pada Mei 2013, pemerintah New Zealand membuat kesepakatan dengan SkyCity untuk membangun sebuah pusat konvensi senilai $402 juta diperuntukkan untuk konvensi perjudian. Konsensi ini akan memungkinkan SkyCity untuk menginstal tambahan 230 unit poker mesin, 40 buah meja judi, serta 12 unit meja permainan otomatis. SkyCity kemudian akan mendapat penambahan jangka lisensi kasino mereka, dari 2021 sampai dengan 2048. Dalam kesepakatan ini, SkyCity perlu penambahan biaya untuk membuat proyek pusat konvensi ini.

Menanggapi hal ini, Menteri Pembangunan Ekonomi Selandia Baru Mr. Steven Joyce mengatakan Pusat Konvensi ini akan menambah profit sekitar $90 juta pertahun ke ekonomi local. Jelas ini akan menambah manfaat bagi pendapatan negara, tambahnya. Dari pembangunan ini akan tercipta 1.000 pekerjaan konstruksi selama itu berlangsung dan 800 pekerjaan saat menjadi Pusat Konvesi, tuturnya.